Semua Artikel

Hukum Mencintai wanita non muslim

Mencintai Orang Kafir, Bolehkah? Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum. Saya mau bertanya tentang kasih sayang. Saya seorang cowok muslim yang mencintai seorang cewek nasrani. Mencintai berarti memberi; apakah hal ini (yaitu tindakan saya memberi padanya, ed.) akan (menyebabkan saya) berdosa kepada Allah subhanahu wa ta’ala? Makruz Sahlan (makruze.***@***.com)   Jawaban: Perlu dibedakan antara cinta tabi’i dan cinta syar’i. Mencintai seorang orang kafir karena agamanya atau karena dia membenci Islam merupakan bentuk cinta kepada kekafiran. Ini yang disebut cinta syar’i. Adapun mencintai orang kafir karena itu adalah bagian dari tabiat kita, seperti mencintai orang tua nonmuslim atau istri yang nasrani, maka ini adalah cinta yang diperbolehkan. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mencintai pamannya (Abu Thalib) karena jasa besar Abu Thalib bagi dakwah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, meskipun Abu…

Read More
NASIHAT AMIRULMUKMININ UMAR AL-FARUQ TENTANG JAGALAH SHALATMU

1.Jagalah shalatmu Dia adalah Abu Hafsh Umar bin Khathab bin Nufail al-Adawy al-Qurasyi, nasabnya bertemu dengan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam pada Ka’ab bin Lu&backquote;ay. Dia masuk Islam pada tahun ke enam. Ada yang berpendapat tahun ke lima pada saat berusia kira-kira dua puluh enam tahun. Dengan masuk islamnya Umar radhiyallahu ‘anhu, Islam menjadi kuat. Ia berhijrah secara terang-terangan, menghadiri perang Badar, Uhud dan semua peperangan. Ia adalah khalifah pertama yang dipanggil Amirul Mukminin, yang pertama-tama menulis kalender bagi kaum muslimin, yang pertama kali mengumpulkan manusia untuk salat Tarawih, yang pertama-tama jaga malam hari dalam pekerjaannya, menaklukkan berbagai negeri, membangun berbagai kota, mengangkat para qadhi (hakim), melakukan pembukuan negara, memberikan tunjangan. Dia memegang jabatan khalifah berdasarkan wasiat/penunjukan dari Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu. Ketika Abu…

Read More
utang jangan jadi kebiasaan...!!

Hukum asal berutang berutang hukum asalnya dalam syariat adalah boleh-boleh saja, tidak terlarang selama tidak melanggar aturan syariat. allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu&singlequote;amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. (QS. al-Baqarah: 282) rasulullah sendiri juga pernah berutang, bahkan diakhir hayat beliau, beliauu masih memiliki utang kepada seorang yahudi sehingga baju besi beliau digadaikan kepada orang tersebut. para ulama juga sepakat bahwa meminjamkan uang kepada orang lain (utang) hukumnya seperti meminjamkan barang (&singlequote;ariyah) untuk dimanfaatkan oleh orang lain. dan jika telah tiba waktunya maka barang itu akan dikembalikan lagi kepada pemiliknya. oleh karenanya, pemberi pinjaman tidak boleh mensyaratkan adanya tambahan pada…

Read More
Keluarga yang disucikan Allah

Sesungguhnya kecintaan kepada Nabi dan Ahlulbait (keluarga beliau) adalah termasuk perkara - perkara yang disepakati oleh umat Islam. Karena itu, kecintaan terhadap Ahllulbait adalah pintu yang banyak dipakai oleh orang - orang yang dengki kepada Islam. Mereka mendapati bahwa kaum muslimin mencintai Nabi dan Ahlullbaitnya, maka mereka bergantung dengan kecintaan terhadap Ahlubait untuk sampai kepada tujuan - tujuan mereka yang keji: mencela para Ummahatulmu mimin para istri Nabi dan mencaci para khalifah beliau dan para sahabat beliau yang mulia.    Diantara orang - orang yang dengki kepada Islam tersebut adalah &singlequote;Abdullah bin Saba&singlequote; , seorang yahudi yang menampakkan diri seakan - akan mencintai &singlequote;Ali bin Abi Thalib, ghuluw pada nya hingga mengklaim ketuhanan pada dirinya, &singlequote;Abdullah bin Saba&singlequote; mendirikan sebuah…

Read More
siapa yang beruntung mendapat nikmat surga

saudara seiman, orang yang cerdas adalah yang berbekal dari dunia-nya untuk akhirat, dia tidak menjual akhiratnya untuk urusan dunia sedikit pun. manusia pasti akan mati, namun kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal menuju kehidupan hakiki. pada akhirnya di hari kiamat manusia akan terbagi menjadi dua: sebagian menuju surga, dan ebagian yang lain menuju neraka. tidak ada kampung lagi selain keduanya di akhirat nanti. maka lihatlah diri kita, wahai saudaraku! pilihan mana yang kita pilih untuk di akhirat nanti...? sudah menjadi keputusan bersama, surga adalah tempat yang diimpikan oleh setiap insan semenjak tinggal dibumi. karena surga satu-satunya tempat peristirahatan manusia dan melupakan segala kecemasan, kelelahan serta problem kehidupan dunia. di dalam surga ada kenikmatan-kenikmatan yang tak pernah terlihat oleh mata,…

Read More